Cara mengubah SIM A di Jepang(切り替え)

Sudah masuk tahun keempat sejak pindah ke jepang dan baru tahun ini mengubah SIM A Indonesia saya ke SIM A Jepang. Saat masih kuliah, kendala utama untuk mengubah SIM ini ada lah biaya yang diperlukan dan saat sudah kerja, kendala utama adalah keterbatasan waktu haha..

1 tahun lalu (sebelum masuk kerja), saya mencoba mengubah SIM A saya ke SIM A Jepang. Tapi sangat disayangkan, pihak kepolisian tidak bisa menerima SIM Indonesia saya tanpa alasan yang jelas T_T
Di web kepolisian jepang tertera  syarat-syarat untuk mengubah sim secara ringkas, TETAPI syarat yang di cantumkan hanyalah syarat umum. Jadi, untuk setiap negara dan kasus yang berbeda, akan ada banyak tambahannya.

Syarat Mengubah SIM ke SIM jepang, adalah:
☆ Tanggal pembuatan SIM minimal 3 bulan sebelum pindah ke Jepang
☆ SIM Indonesia yang Asli
☆ Terjemahan SIM yang disahkan oleh lembaga terpercaya di Jepang, Misalnya JAF (Japan Automobil Federation)
☆ Sertifikat kartu penduduk yang di sahkan oleh balai kota (住民票) + KTP Jepang yang Asli
☆ Pasport yang lama dan baru
☆ Foto ukuran 2×3

Jadi kendala saya di tahun 2015 :
◎ SIM saya di perpanjang tahun 2014 ( Saya sudah di Jepang sejak 2012)
◎ Nama di KTP Indonesia dan Nama di Pasport saya berbeda
hal ini baru saya pahami setelah mencoba ambil SIM di Kanagawa Pref.

Mengubah SIM A part I
(Ehime Pref. di Pulau Shikoku)
Daerah ini termasuk pedalaman dan orang asing nya tidak banyak dibandingkan provinsi lainnya. Jadi pihak kepolisian sepertinya tidak terbiasa menangani pengubahan sim. Saya menilai dengan melihat sistem yang ada (setelah saya bandingkan dg sistem di kanagawa Pref.) hehe..
Saya datang dengan bermodal syarat-syarat yang tertera di home page.
Saya gagal dapat kesempatan mengubah sim dan disarankan untuk membuat sim dari awal yang biayanya bisa sampai berpuluh juta rupiah T_T
pihak kepolisan mengatakan bahwa mereka tidak bisa percaya SIM saya tanpa menjelaskan alasan dan berkas-berkas yang diperlukan agar dipercaya😦
*) Saya mencoba untuk ambil SIM secara biasa, tp tidak diperbolehkan ikut ujian secara langsung karena pihak kepolisian tidak percaya saya bs nyetir. Mereka meminta saya min. 20~30x latihan dg biaya sekali latihan 500~600rb rupiah >_<
Setelah latihan 2x, saya menyerah menukar SIM saya dg harapan stlh masuk kerja akan ada dana untuk ikut sekolah SIM T_T

Mengubah SIM A part II
(Kanagawa Pref. di Kanto)
Walau tinggal di pinggiran, daerah ini klo di Indonesia bisa di bilang ‘Jawa’. Jadi smw modern dan sudah pada biasa ngelayani org asing. Sistem administrasi penanganan pendaftaran dan pengecekan sangat profesional (terbiasa).
Setelah masuk kerja, kendala untuk ikut sekolah menyetir adalah waktu! Jika hanya mengandalkan hari libur, saya akan menghabiskan sekitar 3~5 bulan untuk dapat SIM A, dan karena ketidak sabaran saya, akhirnya memutuskan menggunakan jalur 切り替え :p
Setelah search sana sini, akhirnya,
◎Dengan minta surat kepolisian di Indonesia bahwa SIM saya adalah sim perpanjangan, masalah persyaratan “Minimal 3 bulan di Indonesia” saya terselesaikan.
–> Tapi!!
karena tidak persiapan dengan masalah Nama yang berbeda antara pasport dan SIM A Indonesia, saya tidak bisa ikut tes tulis pada hari itu juga. Walau begitu, kepolisian memberikan saran untuk mendapatkan surat keterangan dari KBRI dan memberikan contoh2 surat keterangan dari negara lain. Akhirnya,
◎Karena KBRI cuma melayani permintaan dari jam 9:30 ~ 11:30 dan pada hari itu pihak yang mengesahkan sedang tugas luar, surat saya tidak bisa jadi pada hari yang sama. Tapi tenang… di KBRI menyediakan layanan pos, jd surat yang telah jadi akan dikirim ke alamat kita (Jd ga perlu cuti buat ambil surat hehe)

File 4-22-16, 23 04 03

Akhirnya!
☆ Setelah mendapatkan semua persyaratan, saya datang ke kantor polisi jam 7 pagi (walau buka jam 8:30) karena maksimal pelamar untuk pagi dan siang masing2 10 org.
☆ Berkas tidak bermasalah dan saya tes Mata
☆ Setelah itu Tes Tertulis 10 soal dan harus benar minimal 7 soal
☆ Setelah dinyatakan lulus, sekitar jam 11:30, akan diberikan pemberitahuan hari ujian praktek (biasanya 4-7 hari setelah tes tulis) dan bisa diubah jika berhalangan
☆ Ujian tes mengemudi yg pertama saya lakukan tanpa latihan terlebih dahulu di Pusat pembuatan SIM dan alhasil GAGAL hahaha.. (Walau berbekal tips dari sini , tetap saya SARANKAN mengikuti latihan di tempat tes minimal 1 kali) harga latihan 8600 yen, tp masih murah jika dibandingkan dg total waktu dan biaya yg terbuang untuk beberapa kali tes praktek.
☆ Setelah Gagal ujian pertama, saya menjadwalkan ujian kedua 2 mgg setelah nya dg asumsi saya bisa praktek 2 kali (weekend) sebelum tes mengemudi.
☆ Saat tes kedua, saya LOLOS ujian dan langsung menerima SIM pada siang harinya.

Total Biaya kasaran:
– Transportasi : 5,000 yen
– Berkas2 : 10,000 yen (terjemahan SIM, kirim berkas dr Indonesia Dll)
– Latihan mengemudi : 25,800 yen (3x latihan)
– Biaya Tes : +- 9,350 yen
Jadi sekitar kurang lebih 50,150 yen ~ Rp 6 juta (Masih lebih murah dari pada ikut sekolah mengemudi sekitar 30 Juta) :p

Ps:
Karena telah mengemudi lebih dari 5 tahun di Indonesia, di SIM jepang saya tertulis bahwa saya tidak perlu menggunakan stiker “Pemula” saat mengemudi.. hihihi

Setelah berjuang, menyerah, berjuang, gagal, dan berjuang lagi, berhasil juga mendapatkan tujuan.. dan bisa jalan kemana aja tanpa nunggu ada yang “nyetirin” :))
Jadi, yang ingin membuat SIM dijepang, Jangan menyerah ya ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s