Taman Satwa Taru Jurug, Solo

Alamat: Jl. Insiyur Sutami (Dekat UNS), Solo, Jateng;  No Tlp: –

Taman Satwa atau sering di sebut kebun binatang  (bonbin) olh warga sekitar ini memiliki luas lahan sekitar 14 ha.  Taman Satwa ini berdiri sejak tahun 1878. Lebih disebut Taman satwa, karena selain koleksi binatang, terdapat telaga yang lumayan luas untuk permainan air, serta taman untuk piknik keluarga yang berlibur.

Sudah berkali-kali saya jalan-jalan ke Solo, bahkan pernah KKN di Karanganyar yang dekat dengan solo selama 2 bln, tapi Baru Kali ini berani masuk ke taman satwa ini. Kenapa? Karena tampilan luarnya yang suram, sepi dan tidak meyakinkan. hehe.. Setelah membayar tiket masuk Rp 7.000 (hari biasa) dan Rp 8.000 (weekend), akhirnya masuk dengan harapan akan berlama-lama disana – yaaa kira-kira 2 jam lah yaa. Tapi tidak seperti Gembira Loka yang membuat saya tidak pernah lagi menilai tempat wisata dari luarnya, Jurug ini benar-benar tampak dalamnya seperti yg tampak luarnya gambarkan. Jurug ini sangat tidak terawat dan Alakadarnya.

Begitu masuk Jurug, pikiran saya, pengen foto ma gajah, ma harimau, ma ini, itu, pokoknya banyak banget. Tapi begitu menelusuri, pertama, “oh,ya ga pp mgkn nanti bagus” tapi sampai akhir perjalanan (30menit) saya hanya sedih dan menghela napas.  Saat saya kesana (Januari 2012) banyak sekali hal yang sepertinya perlu di perhatikan kalau memang Taman satwa ini akan terus di pertahankan, yaitu:

Pintu Masuk
Hal ini penting, karena setiap orang yang lewat sana pasti akan menilai semua tempat wisata dari luarnya. Jika tampak luar saja sudah membuatnya mengurungkan niat, bagaimana bisa laris.

Jurug3

 

Jenis Satwa
Satwa yang saya liat saat itu hanya Gajah, Rusa, Beberapa macam Burung, Mentok. satwa yang ada juga tidak terawat, seperti gajah ini, berada di kandang yang jaauuuhhh sekali dari jangkauan dan tempatnya kotor. Tidak tampak orang-orang yang memandikan gajah atau merawatnya. Juga terdapat gedung Akuarium Air Tawar dan reptil, tapi jangankan masuk, mendekat saja saya tidak berani. Gedungnya penuh semak belukar dan Sangat tidak terurus.

Jurug2

Bangunan-Bangunan penunjang
Saya mengelilingi taman satwa ini mencari toilet yg baik, tidak bisa saya temukan. Toilet yang ada hanya sepetak dinding dengan tutup yang sudah mau lepas – maaf – seperti toilet di pedesaan bahkan lebh buruk. Gedung informasi juga tidak ada yg ada di sana, kacanya pecah, dan tampak menyedihkan. T__T”

Jurug1

Taman Bermain
Ini yang terakhir, tapi bukan semuanya. Jurug sepertinya sangat baik untuk keluarga yang berakhir pekan dengan bersantai dan anak-anaknya bermain-main. Akan tetapi, keadaan permainan yg rusak di mana-mana, jalan setapak yang sudah tergenang air, rusak, dan pemandangan yang tidak asri, memberikan nilai negatif buat taman satwa ini. Seperti misalnya, ayunan yang udh lepas dimana-mana, dan banyak lagi. Kalau seandainya hal ini diperbaiki, pasti akan menjadi tempat favorit keluarga untuk berakhir pekan.. ^_^

Review ini saya buat bukan untuk menjelekkan, tapi untuk memberi gambaran sebenarnya dari keadaan Jurug ini. Begitulah gambaran yang saya liat saat ini, semoga saat saya kesana lagi, taman satwa ini telah berubah jadi lebih baik. Aminn…

Nb: Walau ada kurangnya, tapi saya senang dapat kesini, karena bisa liat anak gajah yang masih kecil sekali (dari jarak yg jauh) ^^b

Salam,
Queen-Bee (2012)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s